Management Resiko Analisis SWOT pada Bidang Otomotif

Sidik Trisusilo (Mahasiswa Universitas Pamulang)

- Penulis

Rabu, 29 April 2026 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pengertian manajemen resiko yaitu proses sistematis untuk mengidentifikasi, menganalisis, mengevaluasi, dan mengendalikan risiko yang dapat mempengaruhi pencapaian tujuan organisasi. Menurut

ISO (International Organization for Standardization) dalam ISO 31000:2018:

“Manajemen risiko adalah aktivitas terkoordinasi untuk mengarahkan dan mengendalikan organisasi terkait risiko.” James Lam (2003):

Manajemen risiko adalah kerangka kerja terintegrasi untuk mengelola ketidakpastian yang dapat mempengaruhi nilai perusahaan.

Clifford Alexander Jr.:

Risiko mencerminkan kemungkinan terjadinya kerugian akibat keputusan yang diambil dalam kondisi ketidakpastian.

Tujuan adanya manajemen resiko berfungsi untuk mengurangi adanya kerugian pada suatu organisasi, memberi peluang keberhasilan pada seseorang karyawan di organisasi, untuk menjaga kestabilan operasional pada organisasi, dan mendukung pengambilan keputusan agar tetap terjaga stabilitas pada organisasi.

Pengertian SWOT pada manajemen resiko yaitu:

Strength yang berarti memberikan kekuatan pada suatu bidang di perusahaan atau keunggulan disuatu produk, seperti pada brand kendaraan mobil China. Yang memiliki keunggulan pada fitur fitur kendaraan seperti adanya Adaptive Cruise Control (ACC) yang berfungsi untuk fitur keselamatan dan kenyamanan canggih yang secara otomatis menyesuaikan kecepatan kendaraan untuk menjaga jarak aman dengan mobil di depannya, menggunakan sensor radar atau kamera. Dan di support adanya system AI untuk mempermudah Teknisi mencari kerusakan pada system kendaraan tidak perlu memerlukan kertas atau buku lagi.

Baca Juga :  Komunikasi Bisnis dalam Era Digital

Weakness yang berarti memberikan kelemahan pada suatu produk di bidang otomotif pada perusahaan kendaraan mobil China. Yaitu Bila terjadinya kerusakan pada suatu part atau barang di kendaraan untuk barang nya indent dan memerlukan memakan 1 s/d 2 bulan part tiba ke Indonesia, dan Untuk produk nya kebanyakan di import dari negara China sendiri belum tersedia perakitan di Indonesia.

Opportunity yang berarti memberikan peluang pada suatu perusahaan seperti Memiliki kendaraan Electric Vehicle yang lebih canggih dan memiliki fitur yang sangat bagus di bandingkan dengan brand sebelumnya, dan memiliki inovasi di pasar otomotif, Dan juga di dukung oleh pemerintah Indonesia untuk mencegah terjadinya polusi udara dinegara kita sendiri.

Threat yang berarti ancaman pada suatu perusahaan yang belum memiliki produksi kendaraan di negara Indonesia, banyaknya brand otomotif yang mengikuti design dan fitur-fitur yang hampir menyerupai dengan brand China, part yang datang lama untuk di suatu perusahaan, dan menjadi ancaman juga kepada pelanggan karena kendaraan produksi yang masih CBU atau di import oleh brand China sendiri.

Menurut saya suatu brand China harus membuat jaringan Dealer yang lebih luas dan bekerja sama antar Perseroan Terbatas (PT) yang ternama di Indonesia, Meningkatkan kualitas Sumber daya manusia dengan cara melakukan pelatihan, melakukan membangun pabrik di negara Indonesia agar mempercepat spearpart atau barang pada kendaraan tidak perlu melakukan import ke negara China nya sendiri, melakukan reset atau pengetesan yang lebih matang terhadap kendaraan untuk dijualnya di pasar Indonesia, dan memberikan Garansi yang panjang untuk menarik perhatian kepada para pelanggan sendiri.

Baca Juga :  Manajemen Jasa Berbasis Pelanggan: Kunci Sukses Bisnis

Kesimpulan nya.

Manajemen risiko merupakan bagian penting dalam perusahaan otomotif untuk menjaga stabilitas operasional dan meningkatkan daya saing. Dengan menggunakan analisis SWOT, perusahaan dapat: Mengidentifikasi kekuatan dan memanfaatkannya secara optimal, Mengetahui kelemahan untuk segera diperbaiki, Memanfaatkan peluang pasar yang berkembang, Mengantisipasi ancaman yang dapat menghambat bisnis.

Dalam industri otomotif, khususnya kendaraan berbasis teknologi tinggi seperti EV, manajemen risiko yang baik akan menentukan keberhasilan perusahaan dalam jangka panjang. Integrasi antara manajemen risiko dan analisis SWOT menjadi strategi efektif untuk menghadapi persaingan global.

Sumbernya referensi nya.

ISO 31000:2018 — Risk Management Guidelines

Lam, J. (2003). Enterprise Risk Management

Fahmi, Irham. (2016). Manajemen Risiko

Darmawi. (2010). Manajemen Risiko

David, Fred R. (2011). Strategic Management Concepts

Kementerian Perindustrian RI — Kebijakan Kendaraan Listrik

Jurnal Manajemen & Bisnis (berbagai publikasi terkait otomotif dan risiko)

Follow WhatsApp Channel kirimartikel.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jebakan Formalitas Penilaian Kinerja: KPI Saja Tidak Cukup Menyelamatkan Organisasi
Ini Rahasia Perencanaan Karir Biar Kamu Gak Jalan di Tempat!
Dampak Risiko Reputasi Akibat Ketidakpatuhan Bank
Risiko Ketidakpatuhan K3: Jatuhnya Pengunjung di Pondok Indah Mall 2
Tantangan dan Risiko yang Dihadapi Shopee dalam Persaingan Digital
Mengelola Risiko dengan Efektif: Strategi dan Teknik Manajemen Risiko yang Sukses
Mengoptimalkan Kolaborasi Bisnis melalui Model B2B2C
Kualitas Pelayanan sebagai Kunci Loyalitas Konsumen
Berita ini 21 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 07:45 WIB

Jebakan Formalitas Penilaian Kinerja: KPI Saja Tidak Cukup Menyelamatkan Organisasi

Rabu, 23 September 2026 - 10:44 WIB

Ini Rahasia Perencanaan Karir Biar Kamu Gak Jalan di Tempat!

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:00 WIB

Dampak Risiko Reputasi Akibat Ketidakpatuhan Bank

Kamis, 30 April 2026 - 14:30 WIB

Risiko Ketidakpatuhan K3: Jatuhnya Pengunjung di Pondok Indah Mall 2

Kamis, 30 April 2026 - 06:17 WIB

Tantangan dan Risiko yang Dihadapi Shopee dalam Persaingan Digital

Berita Terbaru

Teknologi

Peran SDM dan Teknologi dalam Menghadapi Perubahan Bisnis

Jumat, 2 Okt 2026 - 20:11 WIB

Artikel

Terlalu Cepat Berkomentar, Terlalu Lambat Memahami

Minggu, 28 Jun 2026 - 12:25 WIB