Kirimartikel.com | Tidak terasa, beberapa hari lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan, rajanya segala bulan. Agar kita menyongsongnya dengan hati yang bersih, kesiapan ruhani, dan mental yang prima, maka biasakanlah beberapa perkara berikut ini untuk diamalkan:
1. Jauhilah Syirik dan Rajut Ukhuwah Islamiyah: Berdamailah dengan Sesama
Jangan sekali-kali menyekutukan Allah, dan akhiri segala bentuk permusuhan serta perselisihan. Syirik menghapus seluruh amal, dan permusuhan menjadi penghalang turunnya ampunan Allah, meskipun seseorang rajin beribadah.
Allah Ta‘ala berfirman:
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni dosa selain itu bagi siapa yang Dia kehendaki.”
(QS. An-Nisā’: 48)
Rasulullah saw bersabda:
“Allah melihat makhluk-Nya pada malam Nisfu Sya‘ban, lalu Dia mengampuni seluruh hamba-Nya kecuali orang musyrik dan orang yang saling bermusuhan.” (HR. Ibnu Hibban, dishahihkan oleh Al-Albani)
Dan dalam hadits lain Rasulullah ﷺ bersabda:
“Semua dosa akan diampuni kecuali seseorang yang antara dirinya dan saudaranya terjadi permusuhan.”
(HR. Muslim)
Allah Ta‘ala juga menegaskan:
“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, maka damaikanlah antara kedua saudaramu.”
(QS. Al-Hujurāt: 10)
Maka segeralah berdamai. Bila kita telah berusaha namun pihak lain menolak, maka dosanya ditanggung oleh yang menolak perdamaian.
2. Tinjau Kembali Kehalalan Makanan
Pastikan makanan kita halal dan thayyib, sebab makanan halal menjadi sebab diterimanya doa dan dimudahkannya ketaatan.
Allah berfirman:
“Wahai manusia, makanlah dari apa yang halal lagi baik di bumi.”
(QS. Al-Baqarah: 168)
Rasulullah saw bersabda:
“Sesungguhnya Allah itu Maha Baik dan tidak menerima kecuali yang baik.”
(HR. Muslim)
3. Biasakan Puasa Sejak Sekarang
Bulan Sya‘ban adalah waktu terbaik untuk melatih diri dengan puasa sunnah.
Aisyah RA berkata:
“Aku tidak pernah melihat Rasulullah ﷺ berpuasa sunnah sebanyak beliau berpuasa di bulan Sya‘ban.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
4. Latih Qiyamul Lail
Biasakan shalat malam sejak sekarang, walau singkat: 8 rakaat tahajud dan 3 witir.
Allah berfirman:
“Dan pada sebagian malam, bangunlah untuk shalat tahajud sebagai ibadah tambahan bagimu.”
(QS. Al-Isrā’: 79)
5. Perbanyak Sedekah
Mulailah bersedekah secara rutin, meski sedikit.
Rasulullah saw bersabda:
“Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang berinfak.”
(Muttafaq ‘Alaih)
6. Jaga Lisan
Latih diri menjaga lisan dari celaan, ghibah, dan hinaan.
Rasulullah saw bersabda:
“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah berkata baik atau diam.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
7. Dekatlah dengan Al-Qur’an. Minimal menghatamkan satu kali.
Jangan menjadikan Al-Qur’an hanya tamu Ramadhan.
Allah berfirman:
“Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al-Qur’an ini sesuatu yang diabaikan.”
(QS. Al-Furqān: 30)
8. Sambung Silaturahim
Hubungi saudara dan kerabat, walau hanya dengan salam, telepon, atau pesan singkat melalui WA. Jangan pasif di grup.
Rasulullah saw bersabda:
“Barang siapa ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung silaturahim.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
9. Jaga Pandangan (Ghaddul Bashar)
Latih diri menundukkan pandangan dari hal yang haram.
Allah berfirman:
“Katakanlah kepada orang-orang mukmin agar mereka menundukkan pandangan mereka.”
(QS. An-Nūr: 30)
10. Hidupkan Dzikir
Biasakan dzikir lisan, dzikir hati, dan dzikir nafas dengan menyebut “Allah”
Allah berfirman:
“Ingatlah kepada-Ku, niscaya Aku ingat kepadamu.”
(QS. Al-Baqarah: 152)
11. Biasakan Shalat Jama‘ah 5 waktu di masjid
Terutama shalat Isya dan Subuh bagi kaum laki-laki.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Shalat yang paling berat bagi orang munafik adalah shalat Isya dan Subuh.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
12. Maksimalkan Amalan Khas Ramadhan
Ingatlah, ada tiga amalan yang hanya ada di bulan Ramadhan:
1. Puasa Ramadhan
2. Qiyamul Lail (Tarawih)
3. Lailatul Qadar
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Ihtitam
Siapa yang menjamin kita masih hidup hingga Ramadhan depan?
Maka bersiaplah dari sekarang, agar kita termasuk golongan yang meraih ampunan Allah sebanyak-banyaknya.
Barakallāhu lakum wa li ahliikum.











